HILDA (EMPAT PULUH)

Kelemahan Itu! Secara tiba-tiba Wafa menghampiri ibunya dan memeluk ibunya, dia mengajak ibunya duduk dan merebahkan tubuhnnya di pangkuan ibunya. Bu Yanah terlihat heran dengan sikap anaknya, namun ia pun mengelus kepala anaknya. “Ada apa?” “Wafa ingin di pangkuan ibu sejenak.” Bu Yanah tetap mengelus kepala Wafa. “Kamu sedang ada masalah ya lhe? Mau ibu…

Read More

A Graveside Ritual*

CERPEN Akhiriyati Sundari** Penerjemah oleh Yahya TP, Editor oleh Matt Woolgar . Mother wants to perform nyekar, the ritual of visiting a grave, with a symbolic scattering of flowers and prayers for the departed. She has repeatedly told me her wish. She wants to do as our neighbours in the village do, preparing for the…

Read More

HILDA (TIGA PULUH SEMBILAN)

Surat Cinta Hilda menulis pesan, kemudian dihapus, menulis lagi dihapus lagi. Dia bingung menentukan kalimat yang tepat untuk dikirim ke Wafa. Akhirnya dengan memberanikan diri, Hilda menuliskanya. “Salam, maaf mas Wafa, kata mbak Nur tadi mas Wafa membaca buku-buku saya. Apa salah satu buku kebawa njenengan?” pesan terkirim dan tak lama Wafa membalas. “Iya benar,…

Read More

Lampion Tersesat

Cerpen Siwi Nurdiani*   Dalam renungannya, malam terbiasa berkarib dengan gelap.  Juga siapa pun yang kontak langsung dengannya. Burung hantu maupun kelelawar, lebih ekstrem, beraktivitas kala gelap. Seperti juga keindahan yang hanya bisa dinikmati saat hilang cahaya.  Ekor kunang-kunang dan sinar rembulan di antaranya. Ketiadaan teranglah inspirasi bagi ilmuwan sehingga temukan sumber cahaya buatan. Gelap…

Read More

HILDA (TIGA PULUH DELAPAN)

Kekuatan Cinta Setelah wafatnya Sayyidah Khodijah, kesedihan Sayyidah Zainab semakin terasa. Dia merasa separuh hidupnya telah hilang. Kesedihannya tak kunjung berhenti, saat itu kemudian terjadi peperangan besar antara pasukan Rasulullah dan kaum kafir Quraiys. Kemenangan kaum muslim menjadikan suami Sayyidah Zainab sebagai tawanan. Saat itu kaum muslimin meminta tebusan yang sangat mahal untuk para tawanan….

Read More

Perempuan Haidl Boleh Mengajar Al Quran di Masjid

Majlis Wakil Cabang (MWC) NU Kec. Trangkil Kab Pati Jawa Tengah dalam Bahtsul Masail Diniyah Waqiiyyah di Masjid Kadilangu (Rabu Sore, 3 Oktober 2018) memutuskan beberapa hukum: Pertama, pembelajaran al-Quran TPQ di masjid oleh lembaga non masjid diperbolehkan dengan syarat menjaga kesucian dan kehormatan masjid. Namun dalam hal ini disyaratkan musyawarah atau minta ijin pengurus/…

Read More

HILDA (TIGA PULUH TUJUH)

Pertemuan Dua samudera Wafa merasa bersalah. Karena dia, Hilda berlari dan tersandung hingga terkilir, dan tadi karena dia mengagetkan Hilda, kakinya yang masih sakit malah kembali menendang meja. “Oh ya sudah, ibu hanya mengingatkan besok pengajian rutin karyawan laundry. Besok kamu bisa ngisi ngaji? Kalau kamu masih belum sehat biar diganti Aulia dulu atau biar…

Read More

HILDA (TIGA PULUH ENAM)

Memahaminya, Tidak Semudah Memecahkan Kode “Hilda, kenapa kamu tadi lari?” Wafa terengah-engah karena akhirnya ikut berlari, dia juga melihat Hilda yang masih menata nafasnya. Wafa merasa kasihan melihat Hilda masih memegang kakinya, dia sempat melihat Hilda tersandung sesuatu ketika berlari menaiki tangga halte. “Kakimu, apa baik-baik saja?” Wafa masih melihat Hilda mengelus-ngelus kakinya. “Tentu saja…

Read More

Meditasi di sebuah Kafe

Cerpen  Siwi Nurdiani*   Zara membutuhkan rasa pahit dari secangkir kopi. Untuk keinginan itu, ia harus pergi jauh dari kotanya. Ia juga butuh bicara dengan siapa saja biar beku dalam otak sedikit meleleh. Sayapnya telah lama tidak terbentang, bertegur sapa bersama angin di angkasa. Ia ingin kembali berada di antara rerimbun awan dan luas cakrawala,…

Read More

HILDA (TIGA PULUH LIMA)

Terperangkap Dalam Badai Lho! kenapa mas Wafa datang ke toko? Segera aku berlari menjauh dan bersembunyi di balik truk pengantar barang. Aku mengintipnya dari jauh, kulihat dia memanggil kang Sholihin. Di tangan mas Wafa ada 2 buah rantang dan satu plastik besar kemudian menyerahkannya kepada kang Sholihin. “Wah, terima kasih mas. Koq repot-repot diantar ke…

Read More