HILDA (DUA PULUH SATU)

MELUPAKAN DIRIMU SAJA TIDAK MUDAH “Kan aku dah bilang, gak perlu minta maaf, jatuh cinta dan tidak jatuh cinta itu bukan sebuah kesalahan,” kata Zulfi sambil menggoreskan senyuman manisnya.

SITI HAJAR

Puisi Dr. Nur Rofi'ah Siti Hajar adalah seorang perempuan mandiriMembesarkan Ismail seorang dirisaat Ibrahim karena sesuatu hal mesti pergi Tidak hanya...

Hilda (dua puluh)

Kebimbangan   Zulfi berdiri dan menyalami mereka, Alvin menahan tangan Zulfi, “Kamu baik-baik saja Ning?” Zulvi mengangguk dan berlalu pergi. Alvin masih mengejarnya sampai depan kafe. “Aku antar pulang ya Ning,” “Nggak usah, makasih ya. Terkait Web, aku manut kalian,...

Hilda (Sembilan Belas)

Takdir Berkata Iya Hilda mendengar bahwa Wafa sudah pulang beberapa hari lalu, dia mendengar kesedihan Andin yang merengek-rengek karena ditinggal pujaan hatinya. “Kenapa kemaren aku harus ada kuliah sih, jadi aku gak tahu kalau mas Wafa...

Kisah Romansa Suhita

Oleh: Maria Fauzi Membaca Hati Suhita, karangan dari novelis perempuan Khilma Anis, memang cukup membawa kesan tersendiri. Sebagai karya sastra pesantren, Suhita hadir dengan membawa perspektif baru khususnya tentang kehidupan perempuan pesantren. Tradisi kehidupan dan...

Hilda (Delapan Belas)

Keraguan     Wafa sudah masuk dalam jebakannya Ifah, Ifah mengangguk paham dan yakin kalau memang benar Wafa sudah jatuh cinta pada Hilda. “Wafa... kamu benar-benar sudah jatuh cinta dengan Hilda.” Wafa kembali terkejut kesekian kalinya, dia menunduk, telapak...

Hilda (tujuh belas)

Senyum Hilda   “Jadi, untuk orang-orang yang tidak bisa mendengar khutbah sholat  jumat atau sholat Ied seperti posisinya jauh dari khotib yang tidak menggunakan pengeras suara, atau dia seorang disabilitas rungu, yang mana mereka tidak bisa...

Hilda (enam belas)

MENGANGGAP PEREMPUAN SEBAGAI BENDA MATI Aku Rindang, orang yang selalu ingin berterima kasih kepada dua perempuan yang telah memberikan banyak pelajaran dan pengalaman hidup. Karena mereka berdua aku masih berdiri tegak untuk melakukan perubahan-perubahan positif...

Hilda (lima belas)

Rindang   “Saya tidak tahu bu, saat itu saya sedang ada kelas, lalu saya mendengar suara Hilda bereriak-teriak,beberapa siswa ke luar kelas dan mengerumuni Hilda, saat itu Hilda mengamuk bahkan dia menarik kerah baju beberapa siswa...

Hilda (Empat Belas)

SEBUAH BUKU Bagaiamana aku bisa melupakan tatapan itu dan suaranya yang kian detik kian melintas dalam diriku. Tak mungkin aku mengungkapkan perasaan ini, karena itu akan mengganggu kebebasan dia untuk melakukan sesuatu. Apalagi tak lama...

Artikel Terbaru

Mafhum Mukhalafah Frase “Tanpa Persetujuan Korban”

Mafhum Mukhalafah Frase “Tanpa Persetujuan Korban”

Mafhum Mukhalafah Frase “Tanpa Persetujuan Korban” Tadi malam, di hadapan para kader ulama perempuan, aku berbiacara tentang logika “mafhum mukhalafah” yang sekarang sedang viral. Sebagaimana...

Instagram