Tim Tanggap Bencana GARFA Membantu Korban Banjir di Wilayah Yogyakarta

Yogyakarta dua hari berturut-turut diguyur hujan sejak Sabtu (16/3/2019) hingga Minggu (17/3/2019). Informasi dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY Minggu malam, ada  sejumlah titik bencana banjir dan longsor  tersebar di Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul, dan Kulon Progo. Pimpinan Wilayah Fatayat NU DIY mengkordinir anggota Garda Fatayat (GARFA) yang tersebar di tiga wilayah tersebut. Ketua…

Read More
Persmpuan sering dianggap sebagai agen penyebar hoaks

PEREMPUAN DAN STIGMA AGEN PENYEBAR HOAKS DI RUANG DIGITAL

Nur Maulida (Anggota Bidang Media dan Teknologi Informasi PW Fatayat NU DIY) Perempuan dikenal sosok yang informatif, ringan berbagi informasi yang dirasa penting untuk diketahui orang di sekeliling mereka dan suka sekali bercerita beragam topik. Perempuan punya banyak forum rutinan yang berpotensi menjadi tempat sharing informasi dan solidaritas sesama perempuan, diantaranya melalui pertemuan arisan, selamatan,…

Read More

LKD PC Fatayat Gunung Kidul: Pilar Utama Mencetak Kader Militan

Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan Latihan Kader Dasar (LKD) pada Ahad (22/1/2023) di MI YAPPI Bansari. Kegiatan mengusung “Pilar Utama Mencetak Kader Militan.” Pembukaan LKD dimulai pada pukul 08.48 WIB dihadiri oleh Takmir Masjid Nurul Huda Bansari, Kepala MI YAPPI Bansari, Rois Syuriah yang diwakili KH. Muhamad Ilyas, dan H. Moh Ali…

Read More

Makna Haidh Berdasarkan Tafsir Surat Al Baqarah Ayat 222: Benarkah Haidh Dimaknai Sebagai Kotoran?

Oleh: Limmatus Sauda’ Dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 222, haid atau masa haid disebut dengan adza.  Pertanyaannya benarkah makna haid itu kotoran? Artikel ini akan menerangkan seputar makna dari kata haid dalam Alquran. Allah Swt berfirman: وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْمَحِيْضِ ۗ  قُلْ هُوَ اَذًىۙ فَاعْتَزِلُوا النِّسَاۤءَ فِى الْمَحِيْضِۙ وَلَا تَقْرَبُوْهُنَّ حَتّٰى يَطْهُرْنَ ۚ فَاِذَا تَطَهَّرْنَ…

Read More

Kartini dan Kiai Sholeh Darat Semarang

Kedamaian dan kebahagiaan adalah cahaya. Itulah yang diresapi Kartini ketika belajar Islam kepada KH Sholeh Darat Semarang. Pertama kali bertemu Kiai Sholeh Darat ketika Kartini datang dalam pengajian di rumah Bupati Demak, Pangeran Ario Hadiningrat, yang juga paman Kartini. Kiai Sholeh menjelaskan tafsir surat al-Fatihah. Setelah pengajian, Kartini mengajak pamannya untuk bertemu dan sekaligus belajar…

Read More

Menghidupkan Kembali Pendidikan Multikultural

(Belajar dari Pengalaman) #Bagian_2 (habis) Oleh: Lindra Darnela* Pembelajaran multikultural menciptakan struktur dan proses yang membolehkan ekspresi kebudayaan, komunitas, dan individual. Hal ini harus didukung dengan piranti yang ada di sekolah dengan menegakkan netralitas nilai dan menghindari homogenitas. Dalam kurikulum misalnya, harus menjadi bagian yang ikut andil dalam pembelajaran ini. Perbedaan agama, budaya, sosial, ekonomi,…

Read More

Pelibatan Laki-Laki Dalam Pengasuhan Anak Berbasis Komunitas

(Catatan Panitia Islamic Holiday Camp PW Fatayat NU DIY) Menjadi orang tua tidak ada sekolahnya. Namun, semua harus dihadapi untuk menyiapkan masa depan anak sebaik-baiknya. Begitu juga menjadi orang dewasa, mereka dianggap sebagai orang tua dan dituntut untuk bisa menjadi role model bagi anak-anak di sekitarnya. Dalam kegiatan “Islamic Holiday Camp” yang diadakan oleh Fatayat NU…

Read More

SAHJAN (Sahabat Jannah) Sebagai Implementasi Makna Santri Menjaga Bumi Menebar Rahmat Semesta

SAHJAN (Sahabat Jannah) Sebagai Implementasi Makna Santri Menjaga Bumi Menebar Rahmat Semesta Oleh: Erfin Nurfalah, Pondok Pesantren Miftahul Huda Cisomang Barat Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan khalifah di muka bumi” (Q.S Al-Baqarah: 30). Potongan ayat tersebut mengingatkan manusia tentang tugas utamanya sebagai penjaga bumi agar tetap pada keseimbangan…

Read More