Kader Potensial itu Ada di Akar Rumput (2)

Bagaimana langkah membangun ekonomi? Di Fatayat ini sebenarnya punya banyak potensi. Di antara mereka ada yang sudah membuat produk, menjadi reseller produk dan lain-lain. Potensi ekonomi ini memang perlu dibuatkan wadah. Kita sudah punya Koperasi Yalisa (Yayasan Lintang Songo), induknya yang di pusat namanya Yasmin. Sudah banyak program yang kita sepakati di dalam Konferwil kemarin….

Read More

HILDA (TIGA PULUH TUJUH)

Pertemuan Dua samudera Wafa merasa bersalah. Karena dia, Hilda berlari dan tersandung hingga terkilir, dan tadi karena dia mengagetkan Hilda, kakinya yang masih sakit malah kembali menendang meja. “Oh ya sudah, ibu hanya mengingatkan besok pengajian rutin karyawan laundry. Besok kamu bisa ngisi ngaji? Kalau kamu masih belum sehat biar diganti Aulia dulu atau biar…

Read More

Kisah Cinta Abadi 4

LAYLA-MAJNUN 4 Oleh: KH. HUsein Muhammad Qais juga berduka. Ia tak bisa bertemu kekasih hatinya: Layla. Tembok rumah Layla begitu kokoh dan menjulang tinggi. Pikirannya menjadi kacau. Dadanya bergemuruh dan bergetar. Bibirnya selalu menyebut nama Layla. Kadang lirih, kadang berteriak. Ia juga acap melamun dan mentendiri dalam sepi di taman di belakang rumahnya. Ayah Qais…

Read More

MENGENAL GARDA FATAYAT (GARFA) NU DIY (BAGIAN III: TIM PEMBETUKAN GARFA HINGGA BENTUK PELATIHAN)

TIM PEMBENTUKAN GARDA FATAYAT (GARFA) DI YOGYAKARTA Pelindung dan penasehat : Ketua PW Fatayat NU DIY (Khotimatul Husna) Penanggung Jawab GARFA DIY : 1. Koordinator Sosail,Seni & Budaya PW Fatayat NU DIY (Yus Masfiyah) 2. Koordinator Pengembangan Organisasi, Pendidikan & Pengkaderan PW Fatayat NU DIY (Siti Munawaroh) PJ GARFA per wilayah  Sleman: Ketua PC…

Read More

HILDA (TIGA PULUH SEMBILAN)

Surat Cinta Hilda menulis pesan, kemudian dihapus, menulis lagi dihapus lagi. Dia bingung menentukan kalimat yang tepat untuk dikirim ke Wafa. Akhirnya dengan memberanikan diri, Hilda menuliskanya. “Salam, maaf mas Wafa, kata mbak Nur tadi mas Wafa membaca buku-buku saya. Apa salah satu buku kebawa njenengan?” pesan terkirim dan tak lama Wafa membalas. “Iya benar,…

Read More

Hilda (Tiga)

“Sudah ya membicarakan tentang Hilda. Sekarang Mas mau tanya, kamu jadi ambil S2 di mana?” tanya Gus Imam membuyarkan lamunan Wafa. “Di Australi, Mas,” jawab Wafa. Ada perasaan bangga ketika ia menyebut nama negara yang akan menjadi tujuan studinya kali ini. Tapi entah kenapa ia sebenarnya lebih tertarik membicarakan Hilda dari pada soal kuliahnya. “Makanya…

Read More

Benarkah Poligami dan Nikah Anak Sunnah?

Pernikahan anak dan poligami adalah dua isu yang terus dibicarakan sepanjang waktu. Isu ini melekat dalam kehidupan umat manusia, karena menyangkut nasib libidonya. Yang parah, mereka tidak segan-segan meligitimasi keliaran libido dengan ajaran agama. Agama dijadikan tameng persembunyian keserakahan rezim libido. Perlu ditegaskan bahwa baik di dalam al-Qur’an maupun Hadits tidak ada perintah atau anjuran…

Read More

Amaliyah Nahdliyin sebagai Kegiatan Rutinan PR Fatayat Banyusoco, Gunung Kidul

Agenda pertemuan rutin Fatayat NU Ranting Banyusoco Bulan Desember dilaksanakan pada Ahad, 25 Desember 2022. Pertemuan diadakan lapanan setiap Ahad Kliwon. Kegiatan bertempat di Masjid Ar-Rahman Gedad, Banyusoco, Playen tepat pada pukul 09.00. Pertemuan diawali dengan sima’an al-Qur’an 1 juz oleh semua anggota PR Fatayat dan 1 juz oleh para hafidzah. Kegiatan sima’an dilanjutkan dengan…

Read More

Luka Hilda (Sepuluh)

KEHILANGAN PENDIDIKAN Ibu Ema tergesa-gesa masuk ruangan guru dan menanyakan apa yang baru saja dia dengar dari para siswa. “Bu Tika, apa benar pak kepala sekolah mengeluarkan Hilda?” Bu Tika mengangguk. “Masya Allah, apa tidak bisa dipertimbangkan dulu? Hilda anak yang pintar.” Kata Ibu Ema salah satu guru Ekonomi. Hilda selalu mendapat nilai terbaik dalam…

Read More

Kisah Romansa Suhita

Oleh: Maria Fauzi Membaca Hati Suhita, karangan dari novelis perempuan Khilma Anis, memang cukup membawa kesan tersendiri. Sebagai karya sastra pesantren, Suhita hadir dengan membawa perspektif baru khususnya tentang kehidupan perempuan pesantren. Tradisi kehidupan dan romantisme ala pesantren tradisional sangat kental mewarnai tiap adegan dan ketokohan. . Alurnya yang tak begitu rumit, penuh kebaper-an, serta…

Read More