Connect with us

Pimpinan Wilayah FATAYAT NU DIY Gelar Launching dan Diskusi Buku “Qira’ah Mubadalah” di Tiga Tempat Sekaligus

Berita

Pimpinan Wilayah FATAYAT NU DIY Gelar Launching dan Diskusi Buku “Qira’ah Mubadalah” di Tiga Tempat Sekaligus

Pimpinan Wilayah FATAYAT NU DIY Gelar Launching dan Diskusi Buku “Qira’ah Mubadalah” di Tiga Tempat Sekaligus

Press Release

LAUNCHING DAN BEDAH BUKU

“QIRA’AH MUBADALAH”

(Pendekatan Progresif Memahami Esensi Keadilan Gender dalam Teks Doktrin dan Relasi Umat Islam Terkini)

Karya Dr. KH. Faqihuddin Abdul Kodir

Keberpihakan pada isu-isu perempuan dan anak telah menjadi trade mark dari Fatayat NU. Bergelut dengan beragam isu seperti pencegahan perkawinan anak, pencegahan KDRT, tanggap bencana, hingga kesadaran politik perempuan dan literasi media dalam dunia digital. Tak pelak, ragam kegiatan tersebut merupakan dakwah bil hal yang dilakukan oleh Fatayat NU sebagai bagian dari cara membumikan prinsip-prinsip ahlu sunnah wal jama’ah.

 

Keberpihakan pada wasathiyyah juga ditunjukkan oleh Pengurus Wilayah Bidang Litbang Fatayat NU DIY, pada majelis mubadalah yang akan dilaksanakan secara maraton  pada tanggal 20 dan 21 Januari 2019 di tiga tempat sekaligus, yakni Kafe Basabasi Jogja, SMK Ma’arif Gunung Kidul, dan Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta. Para jamaah majelis mubadalah ini akan disuguhi diskusi menarik tentang perspektif baru dalam membaca teks-teks keislaman yang memungkinkan lahirnya narasi Islam yang menempatkan laki-laki dan perempuan setara sebagai manusia.

Kegiatan ini nantinya akan ditandai dengan Launching Buku dan Diskusi Buku Qira’ah Mubadalah karya kyai muda progresif dan produktif, Faqihuddin Abdul Kodir. Karya-karya beliau telah dikenal luas sebagai literatur yang kaya akan eksplorasi khazanah intelektual klasik. Dengan perpektif dan cara membaca yang mengagumkan Qirā’ah mubādalah akan menyajikan perspektif yang memudahkan jamaah untuk menggali pesan-pesan umum yang secara literal hanya ditujukan pada salah satu pihak, yakni suami atau istri, namun bila dipahami kembali dengan spirit tauhid sebenarnya menempatkan laki-laki dan perempuan dalam posisi sejajar sebagai subjek penuh kehidupan manusia.

Bukan itu saja, jamaah majelis ini juga akan dihibur dengan pembacaan shalawat mubadalah, syair-syair penuh irama yang akan mendawamkan cinta-kasih (mawaddah wa rahmah) bagi laki-laki dan perempuan yang sejati.

 

Maka, simpan rasa penasaran Anda, dan jangan lupa catat tanggal dan waktu majelis mubadalah ini. Anda akan mendapatkan informasi penting tentnag sejarah, konsep, metode interpretasi, dan praktek interpretasi mubadalah (kesalingan), tentang isu individu, relasi keluarga, dan isu-isu publik.

 

**Bagi yang menginginkan membeli buku “Qiraah Mubadalah” silakan menghubungi Fatayat NU DIY
fb: PW Fatayat NU DIY/ IG: @pwfatayatnudiy

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita

To Top