Connect with us

Pengajian Ahad Manis Fatayat NU DIY Membawa Berkah

Berita

Pengajian Ahad Manis Fatayat NU DIY Membawa Berkah

Pengajian Ahad Manis Fatayat NU DIY Membawa Berkah

Pimpinan Wilayah Fatayat NU Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan rutinan pengajian Ahad manis pada 6 Januari 2018 di rumah Sahabat Novi, Pringgokusuman Gedong Tengen Yogyakarta. Pengajian ini rutin diselenggarakan PW Fatayat NU DIY setiap bulan pada hari Ahad legi, oleh karena itu disebut pengajian Ahad manis.

Dalam kajian kali ini dimulai dengan sima’an al-Qur’an oleh Ikatan Hafidzoh Fatayat (IHF) NU DIY, kemudian membaca maulid Dziba’ dan terakhir tausiyah. Menurut Khotimatul Husna, ketua PW Fatayat NU DIY rutinan ahad manis itu sangat banyak mafaatnya bagi sahabat-saabat Fatayat NU DIY, apalagi rutinan ini dilaksanakan dari rumah ke rumah juga dihadiri oleh sahabat Fatayat NU seluruh DIY.

“Rutinan pengajian Ahad manis ini juga menjadi ajang silaturahim antar kader Fatayat, sehingga kita semua memiliki saudara banyak.” Tegas Khotim.

Khotim juga menjelaskan bahwa kajian-kajian yang dilakukan oleh Fatayat NU DIY dilirik oleh Lakpesdam PWNU DIY. “Fatayat NU DIY kegiatan kajian sangat banyak, termasuk kegiatan kajian Ahad manis ini. Oleh karena itu Lakesdam PWNU DIY mengajak kerjasama Fatayat untuk gabung dalam kegiatan kajian Fatayat. Kerjasama berupa jika setiap kegiatan Fatayat, maka Lakpesdam PWNU DIY siap mengisi kajian ilmiyah secara gratis. Jadi di Ahad manis ini selain kita ada kajian ruhaniyah juga ada kajian ilmiyah sehingga kita bisa mendapatkan banyak ilmu.” Tambahnya.

Dalam acara rutinan ini pun Khotim tak lupa mengajak semua kader Fatayat NU DIY untuk selalu aktif mengakses web fatayatdiy.com yang merupakan website resmi dari PW Fatayat NU DIY. Hal ini dikarenakan media intoleran semakin masif diwacanakan, sedangkan media moderat masih minim

Sahabat Novi yang kebetulan rumahnya ditempati pengajian rutin juga menyampaikan rasa senangnya bisa menjadi tuan rumah dalam kegiatan tersebut.

“Saya senang sekali akhirnya rumah saya bisa kerawuhan sahabat sekalian, karena ternyata list antrian kajian rutin ini sudah penuh. Semoga dengan kerawuhan sahabat sekalian, kami sekeluarga mendapatkan keberkahan, amin.” Kata Novi.

Selain itu, ada salah satu sahabat Fatayat yang sangat terharu ketika semua melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, sahabat Agustin merasakan hatinya sangat tersentuh.

“Saya tidak sadar kalau meneteskan air mata ketika sahabat-sahabat melantunkan sholawan Nabi, entah mengapa hati ini sangat tersentuh. Benar-benar pengajian ini membawa berkah buat kita semua.” Jelas Agustin.

Dalam pengajian ahad manis tersebut, Sahabat Wahyuni Shifaturrahmah seorang ulama perempuan dari Banguntapan Bantul menyampaikan tausiyahnya. Kegiatan ini ditutup dengan doa dan foto bersama.

(red/iys)

1 Comment

1 Comment

  1. imah

    January 7, 2019 at 5:18 am

    mantap.. jaya selalu fatayat NU DIY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita

To Top