Connect with us

Ketua PC Fatayat NU Kota Yogyakarta “Berproses itu Indah”

Featured

Ketua PC Fatayat NU Kota Yogyakarta “Berproses itu Indah”

 

Titi Patia, S.Pd.I perempuan kelahiran tegal 27 Maret 1980 yang lebih dikenal dengan Titi adalah perempuan yang sangat mencintai proses, baginya berproses adalah hal yang indah, dan jika berproses maka hal yang tidak bisa jadi bisa. Titi adalah ketua PC Fatayat NU Kota Yogyakarta. Perempuan alumni UIN Sunan Kalijaga ini juga seorang motivator. Titi pernah memberi motivasi pada remaja IPPNU sekecamatan Margasari.

Sebenarnya, latar belakang nahdliyin didapatkannya setelah menikah. Sejak kecil dia tidak begitu dekat dengan NU, “Kemudian setelah menikah saya dibimbing oleh suami, dari amaliah NU hingga ikut aktif dalam organisasi NU. Proses yang saya dapatkan ini adalah ilmu yang sangat berarti bagi saya.” Jelas Titi. Suami Titi adalah orang yang sabar membimbingnya untuk selalu berproses di NU sampai dia menjadi ketua PC Fatayat NU Kota Yogyakarta.

Organisasi Fatayat NU yang dipilihnya sesuai dengan hati nuraninya. “Saya memilih Fatayat NU karna  Fatayat adalah organisasi perempuan yang dinamis dan masih memegang teguh ideologi aswaja.” Baginya Fatayat adalah rumah keduanya. Titi sangat  berharap organisasi Fatayat bisa bermanfaat bagi perempuan Indonesia khususnya perempuan Kota Yogyakarta.

Karena Kota Yogyakarta bukan basis NU, tentunya Titi dan sahabat Fatayat NU Kota Yogyakarta berjuang keras untuk membangun jaringan dan mencari kader militan untuk ikut serta berjuang memberi kemanfaatan bagi semuanya. “Di Kota ada beberapa Pesantren yang santrinya kita kader menjadi Fatayat, seperti Santri Pondok Pesantren Nurul Ummah dan Pondok Pesantren Lukmaniyah.” Katanya. Bagi Titi santri adalah aset negeri, “Santri NU itu siap menjaga NKRI.” Jelas Titi yang juga alumni Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Ponorogo.

Dalam organisasi Fatayat NU, Titi sangat mengidolakan ketua PW Fatayat NU DIY yakni Khotimatul Husna. Bagi Titi,Khotim sangat menginspirasi dirinya, “Mb khotim itu… terus terang saya salut dan bangga pada beliau yang berjuang dan melebarkan sayap memperkenalkan Fatayat tanpa lelah dan pamrih serta ikhlas dan sabar. Hal tersebut,saya selalu belajar meniru mbak khotm.” Kata Titi dengan semangat menjabarkan sosok Khotim. “Saya meniru beliau biar bisa seperti mb khotim. Alhamdulillah tanggal lahir saya sama dengan mb khotim, jadi setidaknya ada kesamaaan sedikit itu yg membuat saya optimis untuk bisa seperti beliau walaupun masih proses, hehe.” Lanjutnya dengan senyumannya yang khas.

Titi akan selalu berusaha keras untuk kemajuan Fatayat NU Kota Yogyakarta, tentunya dengan menggandeng banyak pihak. “Pokoknya, Jayalah Fatayat Jayalah Indonesia.” Katanya. (yas)

1 Comment

1 Comment

  1. rini dh

    January 9, 2019 at 2:18 am

    kereeen…bangga…salam..cinta mb titi..
    love uuu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Featured

To Top