Connect with us

Ini Sikap Ketum PP Fatayat NU Terhadap Cuitan Dubes Arab Saudi

Berita

Ini Sikap Ketum PP Fatayat NU Terhadap Cuitan Dubes Arab Saudi

Ini Sikap Ketum PP Fatayat NU Terhadap Cuitan Dubes Arab Saudi

Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU Anggia Ermarini menyatakan bahwa cuitan Osama bin Mohammed Abdullah al-Shuaibi, duta besar Arab Saudi di media sosial twitter pada Minggu 2 Desember 2018 bukan hanya menyinggung NU, akan tetapi sudah mencampuri urusan Bangsa Indonesia, serta menciderai hubungan baik yang selama ini terjalin.

“Fatayat NU tidak setuju dan sangat kecewa terhadap cuitan tersebut, dan dia harus bertanggung jawab atas perbuatannya itu.” Tegas Anggia dalam wawancara redaksi fatayatdiy.com tentang respon cuitan tersebut.

Fatayat NU merupakan badan otonom NU yang bergerak berbagai bidang yang berkaitan dengan pemudi NU. Fatayat NU senafas dengan GP Ansor NU yang bergerak untuk pemuda NU.  Selain Fatayat dan Ansor, NU juga punya banom yakni IPNU, IPPNU, Muslimat dan lainnya.

Sikap Fatayat NU selaras dengan sikap PBNU yang mengecam cuitan dubes Arab Saudi tersebut. KH. Said Aqil Saraj ketua PBNU menyampaikan bahwa dubes tersebut melanggar etika diplomatik negara. “Tidak boleh ikut campur urusan negara lain,” jelasnya.

Lebih lanjut, kiai yang pernah mengenyam studi di Arab Saudi itu juga menegaskan bahwa permasalahan bendera itu sudah selesai. PBNU sudah menyatakan penyesalan atas adanya pembakaran bendera itu. Walaupun, itu adalah bendera HTI, bukan bendera tauhid.

 

(red)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita

To Top