Cinta dalam Mimpi (Episode 5)

Janji Seekor Burung Cerbung: Muyassarotul H Gus Syauqi masih memandang pesawat kertas buatan Farah, dia tersenyum membayangkan tingkah Farah beberapa hari yang lalu. Hatinya mulai penasaran dengan...

Hilda (Tiga Belas)

Melalui matamu engkau takkan bisa menatap-Ku Hujan semakin deras, membuat penglihatan Wafa terbatas sehingga mobil melaju pelan. “Dari mana tadi?” tanya Wafa memecah hening di antara mereka. “Kampus,” jawab Hilda singkat. “Memang hari Minggu ada kuliah?” “Saya ada pelatihan...

HILDA (DUA PULUH TUJUH)

Cinta yang Terhormat “Halo.... Siapa ini?” Masih tidak terdengar jawaban. Hilda melirik Andin, Andin mengangkat bahunya memberi isyarat kenapa? “Apa gak nyambung ya, gak ada suaranya,” kata Hilda...

HILDA (EMPAT PULUH)

Kelemahan Itu! Secara tiba-tiba Wafa menghampiri ibunya dan memeluk ibunya, dia mengajak ibunya duduk dan merebahkan tubuhnnya di pangkuan ibunya. Bu Yanah terlihat heran dengan sikap anaknya, namun ia pun...

HILDA (TIGA PULUH SATU)

Qurrotu ‘Aini Aku kembali mengangkat tangan dan mengucap takbirotul ihrom, namun rakaat kali ini membuat tubuhku menggigil dan kakiku lemas. Pikiranku kini pada tubuh yang mulai tidak bisa aku kuasai, aku...

Hilda (dua puluh)

Kebimbangan   Zulfi berdiri dan menyalami mereka, Alvin menahan tangan Zulfi, “Kamu baik-baik saja Ning?” Zulvi mengangguk dan berlalu pergi. Alvin masih mengejarnya sampai depan kafe. “Aku antar pulang ya Ning,” “Nggak usah, makasih ya. Terkait Web, aku manut kalian,...

Luka Hilda (Delapan)

BUAH TANPA HATI “Nak, kita tidak boleh tergesah – gesah, kita harus memikirkan matang-matang tentang hal ini sayang,” kata ibu yang juga kebingungan dalam hal ini. “Ini anak haram ibu, Hilda ingin menggugurkannya, Hilda tidak mau...

Hilda (Dua Belas)

LEMAHNYA KESEJAJARAN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN Hilda masih terbengong menoleh ke arah belakang, siapa tahu bukan dia yang dipanggilnya. Seorang laki-laki turun dari mobil dengan membawa payung dan menghampirinya. Hilda terkejut dengan laki-laki yang tepat berdiri...

Hilda (Sembilan Belas)

Takdir Berkata Iya Hilda mendengar bahwa Wafa sudah pulang beberapa hari lalu, dia mendengar kesedihan Andin yang merengek-rengek karena ditinggal pujaan hatinya. “Kenapa kemaren aku harus ada kuliah sih, jadi aku gak tahu kalau mas Wafa...

HILDA (DUA PULUH EMPAT)

TAMU SPESIAL UMMI “Oke gak apa-apa. Tetap semangat menulis ya. Siang ini aku akan bertemu profesorku dulu, biar segera lulus dan kembali ke Indonesia. Siapa tahu nanti kamu mau ngajak...

Artikel Terbaru

PW Fatayat NU DIY Menyapa PAC Fatayat NU Imogiri Melalui Program...

Pada hari Ahad 20 September 2020, PW Fatayat NU DIY dan rombongan (GARFA dan Tim Media) kembali melakukan kunjungan salah satu PAC Fatayat NU...

Instagram